Tips Memilih Sandal Rumah Yang Enak di Pakai

Memilih sandal yang akan digunakan di rumah tentu berbeda dengan sandal untuk aktivitas di luar rumah. Bukan hanya permukaan pijakan saja yang berbeda, tetapi juga tujuan penggunaannya.

Setiap orang memiliki alasan masing-masing dalam menggunakan sandal di dalam rumah. Ada yang ingin menghindari lantai yang dingin, menjaga kaki dari debu tipis di lantai rumah, atau sekedar menambah kenyamanan saat berada di rumah. Namun jika pemilihan sandal rumah tidak tepat, maka kenyamanan menggunakan sandal di dalam rumah akan hilang.

 

1. Pilih model sandal yang sesuai dengan aktivitas dan usiamu
Saat Anda datang ke toko, Anda akan melihat berbagai model sandal lucu. Namun, jangan mudah tergiur dan memilih sandal anak berdasarkan modelnya saja. Anda harus mempertimbangkan apakah modelnya cocok dengan aktivitas si kecil atau tidak. Jangan sampai sandal yang digunakan membuat anak sulit berjalan dan mudah terjatuh.

Untuk anak usia satu atau dua tahun, mereka sangat mudah jatuh dan tersandung. Jika sandal yang dipilih tidak menutupi jari kaki, maka akan mudah terluka. Oleh karena itu, anak-anak seusia ini membutuhkan sandal dengan model penutup jari kaki.

Biasanya model sandal anak ini dilengkapi dengan pengait di belakangnya agar lebih kencang dan tidak mudah lepas saat digunakan. Selain itu model sandal untuk anak ini juga cocok digunakan saat anak keluar rumah saat jalanan becek. Jari-jari kaki Anda akan terlindungi dari cipratan air hujan.

Sedangkan untuk anak-anak yang berusia di atas tiga tahun ke atas diperbolehkan menggunakan sandal jepit atau ujung jari yang terbuka. Ini membuatnya lebih mudah bagi mereka untuk berjalan, berlari dan mudah untuk memakai dan lepas landas sendiri. Model sandal ini sangat cocok digunakan di jalan berpasir karena mudah dibersihkan. 

2. Pilih ukuran yang tepat
Sama seperti sepatu, Anda juga perlu memilih sandal anak yang ukurannya pas. Jangan terlalu besar karena akan mudah jatuh. Atau terlalu sempit karena akan melukai jari-jari dan kulit kakinya.

Jadi, usahakan selalu untuk memastikan ukuran sandal dengan memakainya secara langsung. Hindari membeli sandal secara online agar tidak salah pilih ukuran sandal.

3. Bahan dasar sandal

Ada sandal anak yang terbuat dari kulit, karet, atau karet. Untuk anak-anak yang berusia satu atau dua tahun, pilihlah sandal yang terbuat dari bahan kulit yang lentur. Bahan sandal ini lebih nyaman digunakan oleh anak-anak dan tahan lama.

Jika sudah besar, anak diperbolehkan menggunakan sandal yang terbuat dari karet, plastik, atau bahan lain yang lebih keras karena kakinya cukup kuat.

4. Perhatikan kualitas
Bahan yang berkualitas akan sangat menentukan keamanan dan kenyamanan sandal. Untuk kegiatan santai, pilihlah sandal yang terbuat dari kulit atau kain, sedangkan sandal yang terbuat dari nilon, karet atau poliuretan sangat cocok untuk kegiatan yang berhubungan dengan air.

Penggunaan bahan kulit pada sandal akan menghasilkan kualitas yang kuat, sedangkan penggunaan kain pada sandal akan menghasilkan sentuhan lembut pada kulit kaki Anda. Penggunaan bahan nylon, rubber dan polyurethane akan membuat sandal tidak mudah terpeleset dan kering saat terkena air sehingga meminimalkan resiko terkena jamur dan kutu air.

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »