Manfaat Dari Merakit Lego Untuk Anak Anda

Beberapa manfaat merakit Lego yang dapat diterima anak antara lain melatih motorik anak, meningkatkan kreativitas anak, mengajarkan bentuk dan warna, melatih berpikir kritis, belajar fokus dan konsentrasi, dan yang terakhir meningkatkan kemampuan bekerja sama. Lego diciptakan pada tahun 1930-an, namun mainan yang satu ini masih populer di kalangan usia.

Lego memiliki berbagai macam ukuran, bentuk, dan warna. Jadi, saat bermain lego, si kecil akan berkenalan dengan berbagai ukuran, bentuk, dan warna. Ada series terbatas dalam koleksi lego seperti lego iron man ataupun lego series avenger lainnya. Dengan mempunyai beberapa koleksi lego tentu si anak bisa bermain dengan produktif ketimbang bermain gadget seperti HP. Selain itu, Anda dapat mengajari mereka menghitung jumlah balok atau memasang lego dengan ukuran yang sama. Cara ini dikenal efektif untuk Mama dan Papa dalam mengajari si kecil dibandingkan dengan hanya membaca atau menonton video, lho.

Bahkan, orang dewasa pun masih suka merakit lego sebagai hobi. Lain halnya dengan anak-anak, selain sebagai penghibur saat bosan, ternyata banyak sekali manfaat yang luar biasa dari merakit Lego. Apalagi merakit Lego bersama Mama dan Papa di rumah tidak hanya bermanfaat untuk perkembangan si kecil, tapi juga menciptakan quality time tersendiri. Hubungan antara orang tua dan anak dibangun, perkembangan mereka terjamin. Jadi tunggu apa lagi? Siapkan lego dan die merakit lego bersama si kecil dengan segudang manfaat! 

Konsep Matematika
Bentuk, ukuran, besaran, hingga konsep penjumlahan dan pengurangan dapat dipelajari melalui permainan lego. Ketika kita memberi anak sejumlah kecil balok untuk menyelesaikan bangunan, anak akan belajar menghitungnya. Perlahan-lahan mereka mulai memahami bahwa setiap blok memiliki nilai.

Kreativitas dan pemecahan masalah
Lego memiliki banyak warna, bentuk, ukuran, hingga berbagai figur orang. Anak-anak dapat menyusun lego menjadi sebuah bangunan sesuai petunjuk, atau membuat bangunan sendiri dengan menambahkan berbagai macam figur sesuai dengan imajinasinya. Ini akan membantu untuk lebih mengeksplorasi imajinasi dan kreativitas anak. Jika ternyata anak mengalami kesulitan saat menyusun pekerjaannya, maka anak dapat belajar secara mandiri untuk menemukan cara memecahkan masalah tersebut.

Melatih fokus dan konsentrasi
Mainan lego bisa menjadi salah satu cara untuk menarik perhatian dan melatih kemampuan anak untuk fokus. Pasalnya, untuk bermain Lego anak-anak harus membaca dan mengikuti petunjuk, mencari potongan-potongan yang dibutuhkan satu per satu, dan membangunnya dengan cermat dan hati-hati. Sehingga kemampuan anak untuk fokus dan berkonsentrasi dapat dilatih dengan cara yang menyenangkan.

Meningkatkan kemampuan pemecahan masalah anak
Anak-anak yang menyukai permainan Lego dapat melatih keterampilan pemecahan masalah dan berpikir lateral. Anak-anak akan dilatih berpikir kreatif untuk membuat bangunan yang diinginkan menggunakan balok-balok Lego yang tersedia. Anak-anak juga akan mencari cara-cara kreatif agar bangunan yang mereka buat dapat dipertahankan (tidak roboh).

Lebih percaya diri
Ketika seorang anak berhasil membuat bangunan dari Lego, hal itu dapat meningkatkan rasa percaya dirinya. Dengan demikian, anak akan terpacu untuk mencoba hal-hal yang lebih rumit karena merasa mampu melakukannya.

Sikap gigih
Bermain dengan lego terkadang bisa membuat frustrasi. Ketika bangunan yang ditata hampir selesai, tiba-tiba hanya karena disentuh sedikit saja bangunan itu runtuh. Tentu hal ini akan membuat anak sedih dan kecewa, karya yang mereka buat menjadi rusak dan gagal. Namun permainan ini memberikan kesempatan kepada anak untuk selalu dapat mencoba hal-hal baru karena anak dapat menyusunnya kembali menjadi sebuah bangunan sesuai dengan keinginannya. Hal ini dapat mengajarkan anak sikap pantang menyerah, gigih dan selalu berusaha tanpa perlu merasa takut gagal

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »